MR Modul 3

 Ngeramein FB! Gimana Caranya?


Untuk ngeramein FB agar terbangun personal branding ada beberapa hal yang saya lakukan bersamaan.

Sebelumnya kita samakan persepsi dulu ya. 

Bagi saya, branding itu:

Gimana caranya agar kita diingat dan dikenal orang lain. Kalau di fb, berarti bagaimana caranya membuat teman fb kita ingat dengan akun kita. Gak cuma ingat, tapi suka. Lalu kangen kalau kita lama gak posting. 

Paling simple sih, jadilah yang beda dan unik biar diantara teman fb yg lain, kita lebih mudah diingat dan dikenal.

Jadilah mawar merah diantara mawar putih. Biar kelihatan. Jangan mau jadi mawar putih juga. Harus beda.  

Pernah jemput anak di sekolah lalu bingung nyari anak kita sendiri karena semua pake seragam yang sama? 

Biasanya, apa yang kita lakuka agar mengenali anak kita? 

Yups. 

Cari sesuatu yang beda dibanding anak-anak lain. Bisa tas atau sepatunya. 

Sama dengan membangun branding di fb. Setiap aktivitas kita di FB haruslah beda. Kita harus pake "sepatu dan tas yang beda" biar mudah dikenali. Apalagi kalau nama kita pasaran macam saya. Dewi...

Saya harus bisa bikin teman fb ingat saya dibanding Dewi-Dewi yang lain.

Ada beberapa hal yang bisa kita lajukan agar mudah dikenali di FB.

1. Interaksi.

Ingat 2 materi sebelumnya yang membahas:

Dunia maya = dunia nyata & Algoritma Fb. 

Tanpa interaksi, gak akan ada kedekatan dan jangkauan akun kita jadi sempit. Ketika kita posting iklan, yang lihat gak banyak.

Interaksi juga sangat penting untuk meningkatkan branding. Karena makin sering mampir ke status teman, akan membuat teman fb ingat dengan kita. 

Ingat! 

Pake prinsip mawar merah di antara mawar putih. "Pakai sepatu dan tas yang beda biar mudah dikenali. "

Caranya dengan: 

• Klik ❤️ daripada 👍🏻. Katanya sih ❤️ nilainya lebih besar daripada 👍🏻

• Koment yang beda dan seru.

Komentar jangan yang standard. Harus beda dan unik biar si pemilik akun cepet ingat kita. Tapi tetep sopan. Jangan sampek body shamming, menghakimi atau mengkritik.

Ketika postingan kita lewat, maka dia ingat. "Oooh mbak ini yg suka koment gokil di statusku"

Lalu dia jadi merasa kenal dekat, kemudian balik like, koment dan selalu hadir di postingan-postingan kita.

Koment unik juga bikin kepo komentator lain dan mereka berpotensi stalking akun kita lalu add fb kita.  

Contoh komentar seru dan berbeda yang bikin orang kepo dan ingat kita.

Selalu bales komentar di status kita.

Ini yang sering diabaikan banyak orang. Mau fb nya rame, tapi dia tidak merawatnya. Ada yang koment, gak dibales. Kalau sekali 2x gapapa. Kalau udah artis gak papa karena fokusnya ke manfaat tulisan. 

Kalau masih bangun branding, jangan dong. Pasti yg suka koment lama-lama emoh mampir karena merasa dicuekin, padahal mereka sudah meluangkan waktu mampir ke status kita.

Ibaratnya, kalau kita disapa kan ya bales nyapa. Kalau enggak, pasti lama-lama jadi males nyapa. 


2. Jenis Postingan

Saya membedakan 2 jenis postingan yang beda tujuannya.

A. Postingan Branding

Fungsi postingan ini untuk memicu interaksi. Biar like koment banyak. Komentar ini jangan dianggurin. Kudu dibales. Makin terjadi percakapan, makin bagus. Akan terbangun kedekatan dan meluaskan jangkauan akun kita. 

Pada postingan branding, kita boleh posting apa saja. Bebas. Apapun yang kita lihat, dengar, rasakan, boleh kita jadikan bahan postingan. 

Nanem bunga, masak, jemuran kehujanan atau panci gosong. 1 yang harus dipatuhi dalam postingan branding, apalagi kalau fb kita masih sepi:

Jangan pernah memasukkan produk, nama olshop dan pake foto produk. Pasti sepi.  

Kalaupun harus memasukkan produk, hanya sebagai penguat cerita saja. Tidak fokus produknya.  

Lakukan 1x 1 hari. Rutin. Sampai sirsakku berbuah duren montong. 

• Contoh postingan tanpa produk dan tanpa nama olshop

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4737016506309628&id=100000039768752

• Contoh postingan branding, tapi pake foto produk. Like koment sedikit meski ada yang share.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4794091300602148&id=100000039768752

• Contoh postingan branding dengan menyisipkan produk tapi tidak fokus ke produknya. 

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4788089477868997&id=100000039768752

Produk hanya untuk menguatkan cerita. Ini salah 1 jenis iklan yang memperbesar potensi closing. Namanya iklan awareness. Akan dibahas lebih detile di kelas covert selling saya. 


B. Postingan Iklan

Postingan ini, fungsinya untuk edukasi ke calon pembeli bahwa kita jualan produk ini dan apa spesifikasi, kelebihan, dan manfaat produk kita. Ingat yak, untuk edukasi. Bukan interaksi. Like koment bakal lebih sedikit. Gak sah baper. 

Karena postingan branding kita interaksinya bagus, jangkauan akun kita luas, jadi ketika kita posting iklan, yang lihat banyak meski yang respon sedikit. a

Yang tertarik produk kita, gak perlu like dan koment. Mereka akan wapri. Karena udah kenal kita dari postingan-postingan branding kita, mereka udah tau kemana menghubungi kita dan gak was-was mau beli. 

Kalau di buku Mantra Covert Selling: 

*No Interaction No Transaction*

Ra kenal, wegah tuku. Piye lek diapusi jal?

Kek gitu lah ya kira-kira.

Jadi meski like dan koment di postingan iklam lebih sepi gapapa. Yang penting nyampek dulu edukasinya dan kita selalu hadir dalam ingatan mereka. 

Lagian kalau sehari iklan 5x dan semua rame komentar, bisa-bisa sibuk balas komentar, gak sempat balas wapri yamg serius mau beli.

Kalau closing gak mungkin juga transaksi di kolom koemntar. Masak iya kirim alamat dan bukti transfer di kolom komentar fb? 

Iklan boleh 1-5x sehari atau lebih. Asalkan covert, gak blak-blak an. Untuk gimana iklan yang nyaman dibaca, saya bahas di kelas Covert Selling. 

Contoh Iklan: Like koment lebih sedikit dari postingan branding. Tapi yang wapri uwow. 

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4805702922774319&id=100000039768752


Cotoh lagi:

Cek like koment, lebih sedikit daripada like koment postingan branding saya.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4810727338938544&id=100000039768752


Contoh lagi:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4645369172141029&id=100000039768752


3. Tambah Pertemanan.

Bagi yg Friend Listnya belum genap 5000, bisa mulai add pertemanan 10 orang per hari sesuai target market. 

Darimana nambah pertemanan? 

• Bisa dari komunitas-komunitas parenting, ibu-ibu, memasak, jualan online, dsb.

• Eksis di kelas online, biar dikenal. Lalu saling add fb. 

• Aktif di kegiatan offline semisal pengajian, arisan, walimurid dll, kemudian saling add atau saling save nomer wa. 

Dan lakukan semua hal yang bisa kita lakukan untuk meluaskan pertemanan baik dunia maya atau dunia nyata.


4. Bebersih Pertemanan. 

Selain rutin nambah pertemanan, kudu rutin juga membersihkan FL nya meski bel 5.000.

Bisa jadi, banyak akun yg sudah tidak aktif. Baik pindah socmed, meninggal, atau sudah off. 

Jangan nanya tools apa yang dipake biar cepet mbersihkannya. Bersihkan manual. Cek 1 persatu. 

Awalnya awang-awangen apalagi yang pertemanannya udah 5.000. Tapi percayalah, begitu kita melakukan, maka akan ketagihan. Gak terasa kita bisa bersihkan 500 per hari.  

Nikmati saja prosesnya. Lama-lama akan ketagihan karena akan ketahuan banyak akun sudah gak aktif. 

Jangan percaya kalau gak nyoba sendiri.

Bisa juga kita cicil tiap hari ketika ada yang ulang tahun. Kita cek akunnya aktif atau enggak.

Gimana ngeceknya? 

1. Gak pernah update selama minimal 3-12 bulan

2. Di tag banyak olshop.

3. Di tag banyak orang termasuk diberi ucapan ultah tapi gak bales.

4. Lebih aktif di IG 

5. Teman bersama kurang dari 10 orang 

6. Teman bersama lebih dari 100 orang.

7. Tambahin sendiri


















Komentar

Postingan Populer