MR Modul 4

MULAI POSTING


Postingan Yang Bagaimana?

Untuk interaksi dengan orang lain, kita bisa dengan mudah memberi like dan komen ke status teman yang lewat di wall kita.

Tapi kita gak bisa nyuruh orang lain melakukan hal yg sama dengan kita. Lalu bagaimana biar orang lain juga mau like dan koment status kita?

Caranya dengan bikin postingan yang menarik

Kalau tulisan bagus, orang suka, like & koment kita meningkat. Kalau kita balas komentnya, pertemanan kita kuat dan akrab, sehingga terbangun rasa percaya.

Apakah like koment banyak berbanding lurus dengan orderan banyak?

Jawabannya Tidak

Lalu kenapa kita harus bikin tulisan bagus dan kudu dikenal?

Kalau tulisan kita bagus, yang baca suka, like koment dan interaksi meningkat, maka:

Jangkauan Postingan Akun Kita Luas

Ketika kita posting iklan covert, pendek, pake poto produk, like koment akan sedikit

Itu wajar.
Gak papa.
Udah fitrahnya orang gak mau diiklanin.

Tapi, karena tulisan kita yang lain bagus, konsisten sehari sekali aja, interaksi bagus, maka:

Jangkauan Postingan Iklan kita juga luas

Dibaca tok gak papa. Yang penting pesannya nyampe.

Lama-lama, setiap butuh produk kita, udah pada wapri meski kita gak ngiklan karena mereka udah nyaman sama kita.

Sebaliknya, ketika postingan kita cuma jualan, lama-lama orang gak suka. Gak pernah interaksi, kemudian oleh fb, kita dianggap tidak menarik bagi friend list tersebut, maka postingan kita tidak dimunculkan di wall teman tersebut.  Jangkauan iklan kita pun kecil.

Sengaja hal ini saya sampaikan lagi karena penting untuk memahami aturan main FB.

Lalu, postingan yang gimana sih yang menarik?

1. Inspiratif

Yang bisa menginspirasi banyak orang. Bisa menceritakan bagaimana bangkit dari keterpurukan.

Contoh:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3868776366466984&id=100000039768752

2. Edukatif

Cara menggunakan aplikasi, dll.

Contoh:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4276247782386505&id=100000039768752

3. Solutif

Menceritakan kesulitan dibarengi solusi.

Contoh:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3922311781113442&id=100000039768752

4. Bermanfaat

Bisa Tips & Trik. Misal resep, setrika cepat dll.

Contoh: 

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4201395516538399&id=100000039768752

5. Emosional

Postingan yang emosional. Yang membuat pembaca terharu biru.

Contoh:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4025420474135905&id=100000039768752

6. Lucu

Kalau gak ada hal bermanfaat di dalamnya, minimal bikin ketawa gak masalah daripada julid.  

Contoh:

Bagi saya, haram hukumnya mengeluh, nyinyir atau nyindir dan bikin yang baca berpikiran negatif. Sedikit banyak akan bikin ilfil yang baca. Males. Dianggap toxic. Berpotensi diunfreind bahkan blokir.

Kalaupun nyinyir dan nyindir, kita kemas dengan asyik dan untuk edukasi. Jadi tetep harus ada manfaatnya.
-----------------

Dalam masa branding, usahakan rutin 1 hari 1x posting  tulisan yang mengandung salah 1 atau 6 hal tersebut.

Ingat ya...

Tanpa produk. Tanpa nama olshop. Apalagi foto produk. Jangan dulu. Nafsu jualannya di hilangkan dulu 

Sepengalaman saya, waktu posting branding yang pas mulai setelah dhuhur. Apalagi kalau tulisannya panjang. Karena saat siang, tugas negara dan rumah tangga udah selesai. Pada punya banyak waktu untuk baca tulisan panjang atau lagi istirahat.

Untuk iklan, gak perlu panjang. Nanti dibahas sendiri di kelas saya yang lain yaitu covert selling. Iklan boleh lebih dari 1. Bisa ganti-ganti produk (kondisional)

Misal:
2x pagi
1x siang
1x sore
1x malam


B. Mulai Aja Dulu

Biasanya akan muncul kebingungan, apa yang harus diposting? Gak punya ide. Gak punya kelebihan dan gak pernah ke luar rumah. 

Padahal sebenernya, ide itu sangat banyak tapi kita yang gak peka. Nanti, makin terbiasa nulis, kita akan makin peka. Apa saja akan bisa kita jadikan bahan tulisan.  Apalagi sebagai ibu-ibu, banyak banget kegiatan yang kita kerjakan tiap hari yang bisa kita ceritakan.

Bisa tentang berkebun, memasak, nyuci, arisan, pengajian, anak, dan masih banyak lagi.

Pun menceritakan kesalahan-kesalahan juga gak masalah. Semisal panci gosong, tali jemuran putus, ban bocor dan banyak lagi.

Gak perlu bingung cari kelebihan kita apa. Selama kita bisa menyampaikannya dengan enak, semua akan menarik.

Gak perlu terlalu pusing kudu gimana-gimana. Mulai aja dulu. Nulis aja dulu. Amburadul gapapa. Kalau nunggu sempurna, bisa gak berangkat-berangkat. Karena "kesempurnaan" itu didapat dari membetulkan kesalahan-kesalahan kecil.

Semakin sering posting, makin terbiasa. Kemampuan kita makin terasah. Kita akan menemukan gaya khas kita sendiri dan kita makin peka dengan ide. Apapun akan bisa jadi ide dan kita akan menemukan kekuatan dan kelebihan kita.

Dan sebaliknya. Makin jarang posting, makin berkarat. Makin buntu cari ide. Akhirnya mengeluh gak sempat posting karena anak lah. Kerjaan lah. Blablabla.

Semua kembali ke niat kuat kita dan tujuan apa yg ingin kita capai. Kalau kita punya alasan kuat, pasti kita nyari cara gimana kita melakukannya.

Yang perlu kita sadari, jangan membebankan banyak pekerjaan di waktu yang sama.

Nyari ide
Nulis
Mikir
Edit
Nyari foto yang pas

Kalau 1 step aja gak dapet, bisa-bisa gak jadi posting. Waktu habis buat scroll dan mikir. Gituu terus.

Yang bisa kita lakukan, kita bisa "nyicil" pekerjaan kita dan mengelompokkannya dengan baik.

Sama kayak memasak pagi hari. Tentu akan makan waktu bila harus belanja, potong sayur, nyuci sayur, kupas bumbu, ngulek, baru masak.

Beda lagi kalau kita belanja sekalian, kemudian kita food prep. Pagi tinggal lempar ke panci, mateng deh.

Untuk postingan, kita bisa melakukan beberapa hal yg saling mendukung untuk mempermudah pekerjaan kita.

• Kelompokkan Foto

Pisahkan foto-foto ke album sesuai judul. Branding, Produk A, Produk B, dst.

Ketika mau aplot, kita gak perlu menyelam ke lautan foto selfie nyari-nyari.
Kelamaan.



• Aplikasi Catatan.

Saran saya: Jangan ngetik tulisan panjang langsung di FB. Bikin dulu di aplikasi Note/Memo/Catatan/Group wa yang isinya cuma kita sendiri atau telegram. Bebas. Yang penting bisa diedit, baru posting di saat yg tepat.

Ngetik langsung di fb itu semacam nembak pacar. Pas latihan, pede. Begitu berhadapan, ambyar. Apalagi yang belum terbiasa nulis. Ketik hapus ketik hapus. Gabut. Lalu scroll status teman dan berakhir gagal posting. 

Gituuu aja terus.




• Simpan ide

Jangan jadikan alasan ide datang ketika sedang gak pegang HP. Memang biasanya ide datang ketika kita sedang rilex atau sedang mengerjakan pekerjaan yg monoton tanpa mikir. Misal:

Nyetir
Motoran
Mandi
Nyuci
Jemur

Jadi ketika kita gak punya ide, justru kita bisa sengaja melakukan kegiatan-kegiatan tersebut biar ide datang.

Kemudian, ingat-ingat benang merahnya.  Bisa juga ide itu kita kembangkan dalam angan-angan. Bagaimana alurnya. Gimana kalimat-kalimatnya sambil kitae mengerjakan pekerjaan lain.

Ketika kita sudah pegang HP, segera simpan ide dasar tadi. Kalau kita sudah membayangkan gimana pengembangannya, biasanya nanti kita akan ingat kalimat-kalimat yg kita kembangkan tadi.


•. Bank Status

Setelah dapat ide, sebisa mungkin segera disimpan. Kalau lagi gak bawa hp, bisa diingat-ingat dulu garis besarnya. Begitu pegang HP, bisa kita tuliskan dulu ide dasarnya di aplikasi catatan/note.

Misal kalau saya sedang naik motor, ngobrol sama anak lalu nemu yg lucu, maka saya akan mengingat garis besarnya dulu. 

Dari situ, kita bisa mengumpulkan banyak ide. Kalau udah longgar, kembangkan. Dari situ kita bisa bikin bank status. Ketika gak nemu ide, gak mood atau gak sempat, tinggal copas dan posting aja.

Gak harus kok kejadian hari ini kita share hari ini karena tujuan kita bukan untuk pamer, tapi berbagi manfaat.

Kalau semua hal itu kita siapkan, ketika kita riweh, tinggal copas aja. Saya yakin sambil bersin juga postingan dah tayang.

Tinggal
- Copy status di bank status
- Aplot foto ke FB
- Paste
- Edit dikit
- Posting

Beres.










Komentar

Postingan Populer