SMR Modul 7

 Ending


Salah satu cara untuk menguatkan tulisan kita adalah, dengan membuat ending yang nampol.  

Ending itu penting gak penting. Gak harus sih. Kalau tulisan kita kuat maknanya dan ada benefitnya, itu sudah cukup. Ending gak harus. 

Tapi ternyata, pengaruh ending lumayan besar. Ibarat acara, talk show dan semacamnya, ending seperti closing statement.

Kita bisa memberi akhir postingan yang gak bisa ditebak. Meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca yang membuat mereka ingat kita dan pesan yang kita sampaikan.

Di setiap postingan saya, ternyata ending jadi value saya yang membuat orang mau baca sampek titik darah penghabisan. Halah.

Ending juga mengubah "rasa" suatu tulisan.  Dari serius, bisa jadi berkesan lucu hanya karena sebaris kalimat penutup.

Yang semula kaku jadi santai. Dan sebaliknya. Yang dari atas lucu dan seru, hanya dengan ending, berubah jadi mellow dan mengharu biru. 

Tema edukasi bisa berkesan tidak menggurui. Bisa juga menjadi ringkasan keseluruhan postingan. 

Sepengalaman saya, ada beberapa macam ending yang saya pake:

•  1 Kalimat 

• 1 kata

• 1 emot

• Pribahasa

• Pelajaran/hikmah


Beberapa contoh postingan dengan ending yang menguatkan postingan dengan diakhiri pesan mendalam. 

1. Kata mutiara

Postingan boleh haha hihi. Dengan ending serius, ada benefitnya. 

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4831411216870156&id=100000039768752

Contoh lagi:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=5109176809093594&id=100000039768752


2. Sebaris kalimat.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4845784408766170&id=100000039768752

Contoh lagi:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=5199617693382838&id=100000039768752


Contoh ending yang fungsinya untuk membalik maksud tulisan agar tidak terkesan serius, menggurui atau pamer. 

1. Dengan pake satu emoticon.

Contoh:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4388333614511254&id=100000039768752


2. Dengan 1 paragraf 

Contoh:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4357248047619811&id=100000039768752

Contoh lain:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4336666456344637&id=100000039768752


3. Menggunakan peribahasa.

Contoh:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4880083598669584&id=100000039768752


4. Bisa dengan gimmick




Misal ketika postingan kita membahas tentang agama. Bisa kita kasih gimmick 

*Mbenerin Khimar

Usahakan 1 gimmick aja dalam 1 postingan. Pake kosakata yg jarang dipake. Atau yang tetep elegan.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4732943566716922&id=100000039768752


5. Dengan 1 kalimat

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=5183196338358307&id=100000039768752


Selebihnya, ending hanya pilihan. Lebih penting menguatkan isinya karena isi akan menunjukkan value kita. Seberapa penting diri kita ini bagi orang lain dan persepsi apa yang timbul di pikiran pembaca setiap menbaca postingan kita. 












Komentar

Postingan Populer